Manis di Awal, Pahit di Akhir: Kisah RPP BERANI Menagih Janji Hadiah yang Tak Kunjung Usai

Poso, KORANPUBLIKASI.ID Turnamen “Tenis Meja BERANI Se-Sulawesi Piala Gubernur Sulawesi Tengah 2026” yang berlangsung di di Gor Pusalemba Poso pada 9-11 Januari 2026 lalu, ternyata masih menyisakan kisah miris.

Turnamen itu diikuti 300 atlet dari enam provinsi, meliputi Beregu Putra Umum, Tunggal Putri Umum, Tunggal Putra U-15, Tunggal Putra U-12, veteran 50+ (usia 50 tahun ke atas), Divisi 2 Sultenggo, dan Divisi 3 Sulteng.

Dalam spanduk turnamen yang tersebar di sejumlah lokasi, terpampang nama dan foto: Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si.; Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes.;Bupati Poso, Dr. Verna GM Inkiriwang; Wakil Bupati, H. Soeharto Kandar; Ketua Umum KONI Sulteng, Muhammad Fathur Razaq, S.I.P; Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI, Christoper Robin Panden; dan Ketua Panitia, Anton Aziz Nuhu.

Para pemenang yang memperebutkan total hadiah Rp230 juta pun sudah diumumkan bersamaan penutupan Turnamen Berani 2026 Piala Gubernur, pada 11 Januari 2026. Namun hingga kini, jumlah hadiah yang dijanjikan belum sepenuhnya diterima sejumlah para juara seperti yang dijanjikan panitia.

Padahal, raihan juara seharusnya menjadi momen kebanggaan, namun bagi tim RPP BERANI, penerimaan hadiah juara justru menjadi awal dari rangkaian “janji palsu” dan penantian panjang yang melelahkan. Saat seremoni penutupan, uang hadiah tidak diberikan secara langsung. Ketua Panitia Pelaksana, Anton Aziz Nuhu, berjanji uang akan ditransfer keesokan harinya, 12 Januari 2026, setelah tim tiba di Palu.

Janji tinggal janji. Sesampainya di Palu, uang tunai tersebut belum ada. Saat dikonfirmasi, Anton Aziz Nuhu berkilah dan meminta waktu 14 hari kerja dengan alasan administrasi, janji yang kembali dilanggar.

“Setelah kami tunggu 14 hari, Anton Aziz Nuhu kembali berkomunikasi. Kali ini berjanji transfer setengah dari total hadiah, lalu sisanya di awal pertengahan Februari 2026,” ujar Arham, salah satu atlit dan pemain yang menjadi korban kepada koran publikasi.id, hari ini (10/4/26).

Hari-hari berlalu menjadi minggu. Hingga tanggal 18 Februari 2026, komunikasi masih terus dilakukan melalui WhatsApp. Dalam percakapan tersebut, Anton Aziz Nuhu hanya memberikan respon normatif, “Mohon maaf pak, lagi dijalan tadi….iya secepatnya akan kami selesaikan….mudah mudahan pihak sponsor secepatnya menyelesaikan…”.

Komunikasi yang dijalin hampir setiap hari oleh tim RPP BERANI hanya membuahkan jawaban klise dari panitia: “Iya Pak, secepatnya kami selesaikan”.

Setelah lebaran Idul Fitri, RPP BERANI kembali menjalin komunikasi dengan panitia, tepatnya pada tgl 1 April 2026.

Melalui pesan WhatsApp, Anton Aziz, menyampaikan situasi terkini yang cukup menohok. Pihak sponsor, menurutnya, sudah tidak bisa lagi dihubungi. Di tengah macetnya dana sponsor, dana pribadi sang panitia pun terancam tidak tergantikan.

“Kondisi sekarang ini om sudah tidak pikirkan dana pribadinya yang terlanjur keluar, sebab bagi om ini merupakan konsekuensi bentuk pertanggungjawaban sebagai ketua Panpel,” tulis Anton dalam pesan tersebut, menegaskan posisinya.

Meski Anton mengklaim masalah ini tidak melibatkan KONI karena sponsorship dicari secara mandiri dan sudah dilaporkan ke Gubernur, narasi ini kontras dengan keresahan penerima hadiah. Hingga laporan ini dibuat, janji-janji manis tersebut belum juga terealisasi, menyisakan kekecewaan mendalam bagi para pemenang yang haknya terabaikan.

Karena itu, pihak RPP BERANI dan para juara berharap besar dan meminta persoalan itu menjadi perhatian Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si.; Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes.;Bupati Poso, Dr. Verna GM Inkiriwang; Wakil Bupati, H. Soeharto Kandar; Ketua Umum KONI Sulteng, Muhammad Fathur Razaq, S.I.P; dan Ketua Panitia, Anton Aziz Nuhu.

Berikut Daftar Tim/Pemain dengan Bonus Hadiah yang Baru Dibayarkan Setengah (50%)

  1. Beregu Putra Umum (Juara 3): RPP BERANI POSO. Bonus Rp10.000.000, baru diterima Rp5.000.000.
  2. Tunggal Divisi II (Juara 1): Sdr. Fika F (LAMBANGAN PALU). Bonus Rp10.000.000, baru diterima Rp5.000.000.
  3. Veteran 50+ (Juara 1): Sdr. Yusrin T (RPP BERANI POSO). Bonus Rp10.000.000, baru diterima Rp5.000.000.
  4. Tunggal Putri Umum (Juara 1): Sdri. Nuraini Shaleha (RPP BERANI POSO). Bonus Rp15.000.000, baru diterima. (Yati/Ristia)

Leave a Comment!