Akui Salah dan Bikin Resah, Rachel Vennya Minta Maaf ke Publik

Jakarta, PUBLIKASI – Rachel Vennya menyampaikan pemohonan maaf kepada publik terkait aksinya yang tidak menjalani karantina usai berlibur dari luar negeri.

Rachel bersama kekasihnya, Salim Nauderer dan manajer Maulida Khairunnisa dikabarkan kabur dari Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Pademangan, Jakarta Utara.

“Saya, Maulida dan Salim ingin menyampaikan minta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat atas kesalahan dan kekhilafan kami dan meresahkan masyarakat,” ujar Rachel, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (21/10) malam WIB.

Ketiganya telah menjalani pemeriksaan kasus dugaan pelanggaran karantina kesehatan, sekitar sembilan jam di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Mereka datang pukul 14.00 WIB, Rachel pulang sekitar pukul 23.00 WIB. Dalam kesempatan itu Rachel menegaskan bahwa dirinya akan mengikuti semua proses hukum.

“Kami sekarang akan menjalani proses hukum yang berlaku. Terima kasih mohon doanya,” kata Rachel

Sementara itu, penasehat hukumnya, Indra Raharja, menyebut ada 35 butir pertanyaan yang diajukan penyidik kepada kliennya.

“Tadi paralel pemeriksaan Mbak Rachel ada sekitar 35 pertanyaan. Kepolisian sangat profesional dalam melakukan penyelidikan ini,” tutur Indra.

Akibat perbuatannya, Rachel terancam hukuman satu tahun penjara. Namun kasus dugaan pelanggaran prokes yang dilakukan Rachel masih dalam tahap penyelidikan. Hingga saat pihak penyidik Polda Metro Jaya tengah mengumpulkan keterangan saksi. Selanjutnya jika bukti-bukti dan keterangan dari para saksi sudah didapat akan segera dilakukan gelar perkara.

“Dugaan persangkaan di Pasal Undang-Undang (UU) Wabah Penyakit dan UU Karantina Kesehatan. Ancaman 1 tahun penjara,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (21/10). *Arya

Leave a Comment!